Sekitar 5 menit kemudian, Bapak sama Oom Elvis datang.
Bapak: "Sekarang, rencanamu piye?"
Aku: "Pengen di-cancel. Tapi wis tekan kene."
Bapak: "Ehm.. Kwitansinya mana?"
Aku: *ngasih kwitansi ke bapak*
Bapak: *nrima kwitansi* "Nih, pegang payungnya sebentar."
You know what he did??! Bapak pergi ke tempat panitia, dan nuker tiketnya! Bapak kembali dengan tiket di tangannya.
Bapak: "Nih.." *nyerahin tiket*
Aku: "Ha?? Lho, kok isa? Bapak ngomong piye? Kok.. Isa sih? Aaaa!! Matur nuwun, pak!!"
Bapak: "Ash.. Ngono kae. Mengko wae le crita. Saiki balik ning hotel njuk ganti."
Aku: "Ora sah. Nganggo iki wae. Ben sisan teles."
Dan orang-orang yang ngliatin aku dengan aneh pas aku telpon bapakku, sekarang malah ngliatin aku dengan sinis. Aku sempet denger cowok di belakangku tanya, "Itu siapa?" sama temennya. Hahaha!! :'D dadah yang kehujanan! Dadah cewek-cewek yg takut hujan. Dadah yang masih ngantri tiket.
Daddy, you were a super hero!! :')
Jadilah, aku, bapak, dan oom elvis balik ke hotel. Di lobby udah banyak remaja-remaja, nungguin band members mungkin. Aku sih bodo amat. I was cold dan aku harus ngeringin baju + barang2 yg aku bawa.
So I went back to hotel, untung di sana ada hair dryer. Ngeringin beberapa barang karena sebentar lagi jam 8, dan mereka bilang open gate itu jam 8. Hape juga harus di-charge karena udah setengah.
Karena tas udah basah, alhasil aku cuma bawa hape, kamera, dan tiket. Dan bapak nyuruh bawa barang-barang itu pake..tas kresek *sigh* ra po-po lah.
Sudah hampir jam 8, saatnya cabut dari hotel. Turun ditemenin bapak sama oom elvis karena mereka sekalian mau makan di bawah. Pas buka lift, I found some men on the lobby. Beberapa di antaranya adalah... Jeremy McKinnon, Joshua Woodard, dan Kevin Skaff :')
Remember what I thought? "Something good must happen." And it just happened :')
Mereka sempat melambaikan tangan dan senyum ke arahku. Aku yang awalnya udah mau nyerah, udah bad mood gara-gara hujan, tiba-tiba langsung ceria lagi gara-gara mereka. Kayaknya mereka mau meet and greet gitu karena udah ada 1 remaja di situ. Well, I didn't want to bother them. So aku langsung aja ke venue.
Awalnya pengen dapet tempat paling belakang, tapi setelah gate dibuka (yg ternyata bukanya hampir jam 9), aku langsung masuk dan alhasil aku dapet tempat paling depan. Awalnya sih masih ada 2 cewek di depanku. Tp karena kedorong, ya aku berdiri paling depan :D
Hujan masih turun walaupun enggak sederas sebelumnya. Tapi tetep aja aku harus jaga kamera + hapeku.
Sekitar 30 menit kemudian, Underoath masuk panggung, and the party started. Sempet ada masalah dengan microphone sampe-sampe Spencer bibirnya kesetrum. Untung pas lagunya hampir habis. Dan setelah itu dia pegang mike-nya dengan handuk berwarna pink. "It's sweet," he said. Haha!
Dan karena kejadian kesterum itu, dia jadi enggak berani nempelin mike ke bibirnya. Scream-nya enggak begitu kedengeran :(
Lagu yg mereka bawain enggak begitu banyak. Ya, paling enggak, enggak sebanyak ADTR.
Sebelum ADTR masuk panggung, ada 1 equipment yang kebakar, dan itu bikin konser ADTR tertunda. Bitch! Mana waktu itu aku enggak dalam keadaan fit lagi. Pusing, nggigil, laper, kalo itu upacara bendera, mungkin aku udah pingsan.
Butuh sekitar 30 menit untuk nunggu ADTR masuk panggung. Dan selama itu, ada musik yang diputer dari laptop salah satu crew. It's okay lah.. Masih bisa nyanyi-nyanyi untuk ngisi waktu.
Setelah itu, akhirnya ADTR masuk panggng. Mereka membuka konser dengan membawakan lagu The Downfall Of Us All. one of my favs!! wooohoo!! Sempet ada wall of death karena Jeremy dan Josh yang minta. Kalo aku fit dan dateng sama temen, mungkin aku udah join. but i wasn't :(
Mereka menutup konser dengan The Plot To Bomb The Panhandle. Lucu juga karena lirik lagu itu berbunyi, "Now I know my friends are. I'm never coming home." Tapi ujung-ujungnya mereka pulang juga :(
Well.. setelah mereka turun panggung, penonton masih minta lebih walaupun udah banyak banget lagu yang mereka bawain dan Jeremy juga udah bilang kalo lagu itu bakal jadi lagu terakhir. Setelah sekian menit nggak ada yang naik panggung, penonton mulai banyak yang cabut, banyak juga sih yang ngambil pick. Nha.. pas aku mau cabut itu, lagu dari laptop si crew diputer lagi. Dan lagu yang diputer adalah... Hakuna Matata. I surely sang along!! Sambil ninggalin venue sambil nyanyi-nyanyi. That was one of the best nights that i've ever had.
Sebenernya di depan hotel itu aku lihat band membersnya. But again, i dont want to bother them. Jadi aku nggak ngejar-ngejar mereka.
Sampe hotel nggak bisa langsung tidur karena harus mandi dan ngeringin baju. Aku cuma bawa 2 celana, yang satu udah basah, otomatis aku harus pake yang satunya. Masalahnya, yang satunya itu celana pendek. how awesome!
Jadilah tanggal 10 pagi, aku ke bandara pake celana pendek itu. Sempet diliatin beberapa orang. but they dont know the situation. so i just shut up. Sampe bandara, I saw the dudes again. Nggak foto bareng sih. Tapi aku sempet motret mereka walau yang aku dapet hanya 1 foto. but it's okay. nice ending, i think.
No comments:
Post a Comment